Ambon - Berita Maluku. Mantan striker PSA Ambon dekade 1990an
Semy Maumayan menilai kepengurusan Asosiasi Provinsi PSSI Maluku periode
2013/17 telah dikuasai para pecundang dan mafia sepakbola yang sejauh
ini menjadikan event sepakbola sebagai lahan mendapatkan sesuap nasi.
’’Saya prihatin melihat nasib sepakbola Maluku, apalagi PSSI Maluku sudah digerakkan oknum-oknum yang tidak jujur dan menjadi pecundang bagi pengurus sepakbola yang benar-benar jujur dan serius memajukan sepakbola,’’ ungkapnya dalam bincang-bincang dengan Berita Maluku di Ambon, Jumat (13/2/2015).
Maumayan mencontohkan di lingkaran Komite Eksekutif (Exco) maupun Bidang Kompetisi yang digerakkkan sosok-sosok yang tak punya duit dan tidak berkomitmen.
’’Yang saya tahu yang duduk di Exco kan umumnya orang-orang yang punya hobi dan suka mengeluarkan uang tanpa minta kembali (tanpa pamrih), tapi coba cek di Exco PSSI Maluku saat ini apakah sesuai harapan atau tidak. Semua bukan orang banyak duit, tapi yang hanya mengharapkan datangnya uang melalui pelaksanaan kejuaraan sepakbola. Belum lagi banyak kepentingan politik di Asprov PSSI Maluku,’’ kesalnya.
Maumayan menilai Ketua Asprov PSSI Maluku Dirk Soplanit terlalu lembut dan terkesan menoleransi sepak terjang tidak jujur dan oportunis sejumlah pengurus teras PSSI Maluku.
’’Pak Dirk sangat baik orangnya, sehingga kebaikan beliau dimanfaatkan orang-orang yang tidak jujur ini. PSSI Maluku rusak karena orang-orang tidak jujur ini,’’ nilai mantan Virgin FC ini. (bm12/bm01)
’’Saya prihatin melihat nasib sepakbola Maluku, apalagi PSSI Maluku sudah digerakkan oknum-oknum yang tidak jujur dan menjadi pecundang bagi pengurus sepakbola yang benar-benar jujur dan serius memajukan sepakbola,’’ ungkapnya dalam bincang-bincang dengan Berita Maluku di Ambon, Jumat (13/2/2015).
Maumayan mencontohkan di lingkaran Komite Eksekutif (Exco) maupun Bidang Kompetisi yang digerakkkan sosok-sosok yang tak punya duit dan tidak berkomitmen.
’’Yang saya tahu yang duduk di Exco kan umumnya orang-orang yang punya hobi dan suka mengeluarkan uang tanpa minta kembali (tanpa pamrih), tapi coba cek di Exco PSSI Maluku saat ini apakah sesuai harapan atau tidak. Semua bukan orang banyak duit, tapi yang hanya mengharapkan datangnya uang melalui pelaksanaan kejuaraan sepakbola. Belum lagi banyak kepentingan politik di Asprov PSSI Maluku,’’ kesalnya.
Maumayan menilai Ketua Asprov PSSI Maluku Dirk Soplanit terlalu lembut dan terkesan menoleransi sepak terjang tidak jujur dan oportunis sejumlah pengurus teras PSSI Maluku.
’’Pak Dirk sangat baik orangnya, sehingga kebaikan beliau dimanfaatkan orang-orang yang tidak jujur ini. PSSI Maluku rusak karena orang-orang tidak jujur ini,’’ nilai mantan Virgin FC ini. (bm12/bm01)

Pusat penjualan Baju Bola, kaos bola, jaket bola, syal bola
BalasHapusPusat Penjualan Baju bola, Kaos Bola, Jaket Bola, Syal Bola
sports
http://www.pusatbajubola.com