![]() |
| Edward Kailuhu |
AFD Maluku akan menyampaikan keberatan (komplain) ke KONI Maluku terkait tidak dilibatkannya mereka dalam seleksi pemain futsal untuk kualifikasi PON XIX/Jawa Barat pada akhir tahun ini di Jayapura, Papua Barat.
’’Tim futsal Pra PON Maluku adalah domain AFD Maluku bukan Asprov PSSI Maluku. Pembentukkan tim futsal Pra PON Maluku juga tidak diketahui Exco Futsal Asprov PSSI Maluku yang juga Ketua AFD Maluku (Max Pentury),’’ tegas Kailuhu ketika dikonfirmasi Berita Maluku melalui ponselnya, Minggu (22/3/2015).
Kailuhu berjanji setelah tuntas memimpin jalannya pertandingan sepakbola di Kota Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), dirinya akan menyurati KONI Maluku untuk mengklarifikasi hal ini.
’’Kalau memangnya dasar pemilihan pemain futsal oleh asisten pelatih Joseph Papilaya disebutkan permintaan KONI Maluku, kami akan menyurati KONI Maluku untuk menjelaskannya. Sebab ini menyalahi kewenangan,’’ paparnya.
Wakil Ketua II KONI Maluku Albert Fenanlampir menyatakan pihaknya welcome jika ada surat komplain dari AFD Maluku menyangkut tidak sahnya perekrutan pemain futsal Maluku untuk Pra PON XIX.
’’Silahkan saja sampaikan suratnya (komplain) ke KONI Maluku,’’ sahutnya. (bm01/bm08)

0 komentar:
Posting Komentar