Ambon - Berita Maluku. Hingga saat ini masih tetap ada atlet-atlet Maluku yang memilih hengkang ke luar daerah dengan dalih mendasar ingin memperoleh masa depan lebih baik.
Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Maluku melalui KONI Maluku sudah harus memikirkan bentuk penghargaan yang tepat bagi atlet-atlet peraih medali, emas, perak dan perunggu, di PON XIX-2016 Bandung, Jawa Barat.
Gubernur Maluku Said Assagaff pernah menjanjikan bagi atlet peraih medali emas bakal diganjar bonus memadai dan jaminan sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Terkait janji orang nomor satu Maluku, Direktur SSB Amboina Heygel Tengens sangat mengapresiasi pernyataan tersebut.
’’Saya sangat setuju kalau atlet-atlet yang dapat medali di PON 2016 langsung diangkat sebagai PNS meski harus melalui prosedur pengangkatan pegawai yang sah,’’ ujar Heygel langsung dari Jakarta, Senin (9/3/2015).
Komisi Disiplin Asprov PSSI Maluku ini tak menyetujui pemberian rumah bagi atlet-atlet berprestasi karena acapkali hal itu disalahgunakan penerima.
’’Pengalaman selama ini banyak atlet dan mantan atlet yang dikasih rumah oleh pemerintah karena kepepet mereka kembali menjual rumah tersebut kepada orang lain. Jadi, kalau pemberian bonus uang dan rumah itu sangat tepat sekali,’’ anjurnya.
Heygel mengemukakan pemberian bonus dan pengangkatan sebagai PNS merupakan solusi tepat mengurangi keinginan hengkang atlet-atlet Maluku ke daerah lain.
’’Hanya dengan memberikan bonus uang dan pengangkatan sebagai PNS, atlet-atlet berprestasi tidak akan berpikir macam-macam karena jaminan masa depan mereka sudah terpenuhi di Maluku,’’ tutupnya. (rony samloy)
Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Maluku melalui KONI Maluku sudah harus memikirkan bentuk penghargaan yang tepat bagi atlet-atlet peraih medali, emas, perak dan perunggu, di PON XIX-2016 Bandung, Jawa Barat.
Gubernur Maluku Said Assagaff pernah menjanjikan bagi atlet peraih medali emas bakal diganjar bonus memadai dan jaminan sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Terkait janji orang nomor satu Maluku, Direktur SSB Amboina Heygel Tengens sangat mengapresiasi pernyataan tersebut.
’’Saya sangat setuju kalau atlet-atlet yang dapat medali di PON 2016 langsung diangkat sebagai PNS meski harus melalui prosedur pengangkatan pegawai yang sah,’’ ujar Heygel langsung dari Jakarta, Senin (9/3/2015).
Komisi Disiplin Asprov PSSI Maluku ini tak menyetujui pemberian rumah bagi atlet-atlet berprestasi karena acapkali hal itu disalahgunakan penerima.
’’Pengalaman selama ini banyak atlet dan mantan atlet yang dikasih rumah oleh pemerintah karena kepepet mereka kembali menjual rumah tersebut kepada orang lain. Jadi, kalau pemberian bonus uang dan rumah itu sangat tepat sekali,’’ anjurnya.
Heygel mengemukakan pemberian bonus dan pengangkatan sebagai PNS merupakan solusi tepat mengurangi keinginan hengkang atlet-atlet Maluku ke daerah lain.
’’Hanya dengan memberikan bonus uang dan pengangkatan sebagai PNS, atlet-atlet berprestasi tidak akan berpikir macam-macam karena jaminan masa depan mereka sudah terpenuhi di Maluku,’’ tutupnya. (rony samloy)

0 komentar:
Posting Komentar