Karena mekanismenya tak diatur gamblang dalam AD/ART KONI, pimpinan RAT menawarkan ke floor dan akhirnya disepakati, PAW pengurus tak loyal diserahkan ke KONI Maluku.
’’PAW pengurus KONI Maluku merupakan hak sepenuhnya Ketum KONI Maluku (Karel Albert Ralahalu),’’ terang Wakil Ketua II KONI Maluku Albert Fenanlampir di Kantor KONI Maluku, Kamis (5/3/2015).
Hingga saat ini tak lebih dari separuh pengurus KONI Maluku yang masih aktif menjalankan tugas pengabdiannya dalam pembinaan dan pengembangan prestasi olahraga Maluku.
Atas fenomena tersebut mencuat keinginan menggantikan sebagian besar pengurus KONI Maluku yang jarang mengikuti rapat dan event-event yang dilaksanakan induk organisasi seluruh manajemen cabang olahraga itu.
Apalagi, tahun ini merupakan momentum strategis bagi Maluku untuk mempersiapkan atlet-atlet andalan di cabang unggulan prioritas ke babak kualifikasi PON XIX-2016 Jawa Barat, sehingga keterpaduan dan kekompakkan pengurus KONI Maluku sangat dibutuhkan. (rony samloy)
0 komentar:
Posting Komentar