Ambon - Berita Maluku. Untuk menyukseskan pelbagai agenda pembinaan dan pemantapan ke babak kualifikasi PON XIX-2016 pada tahun ini, Pemerintah Provinsi Maluku dan DPRD Maluku menggelontorkan Rp 18 miliar kepada KONI Maluku.
Anggaran sebanyak itu akan dimanfaatkan untuk pembangunan kantor KONI Maluku yang baru, pembiayaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) XI-2015 KONI Maluku, pembentukkan Training Camp (TC) indoor dan TC outdoor, rehabilitasi Fitness Centre, belanja peralatan untuk cabang prioritas unggulan seperti dayung, dan kebutuhan tim untuk kualifikasi PON XIX dan PON 2016.
Wakil Ketua Umum II KONI Maluku Albert Fenanlampir mengaku senang dengan kucuran dana sebanyak itu.
’’Tentunya KONI Maluku akan senang karena kali ini anggaran yang dikucurkan cukup besar untuk berbagai kebutuhan pembinaan dan penyiapan infrastruktur olahraga,’’ terang Albert di Ambon, Senin (9/3/2015).
Meski begitu, urai dia, dengan mepetnya waktu persiapan ke Pra PON dan PON, anggaran sebesar itu bakal digunakan dengan tergesa-gesa dan instan. ’’Jadi, ibaratnya kalau kita harus makan pagi, siang dan malam, KONI Maluku saat ini dikasih makan sekali dengan nasi yang banyak dan harapannya langsung kenyang,’’ tuturnya.
Albert menandaskan KONI Maluku mesti lebih serius dan all out untuk menyiapkan diri menghadapi kualifikasi PON dan PON 2016 nanti.
’’Tentunya kita harus bekerja keras untuk menggunakan anggaran yang dikucurkan Pemprov Maluku itu dengan sebaik-baiknya,’’ kunci mantan Sekum KONI Maluku 2004/08 dan 2008/12 itu. (bm12/bm01)
Anggaran sebanyak itu akan dimanfaatkan untuk pembangunan kantor KONI Maluku yang baru, pembiayaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) XI-2015 KONI Maluku, pembentukkan Training Camp (TC) indoor dan TC outdoor, rehabilitasi Fitness Centre, belanja peralatan untuk cabang prioritas unggulan seperti dayung, dan kebutuhan tim untuk kualifikasi PON XIX dan PON 2016.
Wakil Ketua Umum II KONI Maluku Albert Fenanlampir mengaku senang dengan kucuran dana sebanyak itu.
’’Tentunya KONI Maluku akan senang karena kali ini anggaran yang dikucurkan cukup besar untuk berbagai kebutuhan pembinaan dan penyiapan infrastruktur olahraga,’’ terang Albert di Ambon, Senin (9/3/2015).
Meski begitu, urai dia, dengan mepetnya waktu persiapan ke Pra PON dan PON, anggaran sebesar itu bakal digunakan dengan tergesa-gesa dan instan. ’’Jadi, ibaratnya kalau kita harus makan pagi, siang dan malam, KONI Maluku saat ini dikasih makan sekali dengan nasi yang banyak dan harapannya langsung kenyang,’’ tuturnya.
Albert menandaskan KONI Maluku mesti lebih serius dan all out untuk menyiapkan diri menghadapi kualifikasi PON dan PON 2016 nanti.
’’Tentunya kita harus bekerja keras untuk menggunakan anggaran yang dikucurkan Pemprov Maluku itu dengan sebaik-baiknya,’’ kunci mantan Sekum KONI Maluku 2004/08 dan 2008/12 itu. (bm12/bm01)

0 komentar:
Posting Komentar