Terlalu Banyak Sosok Overlapping di Olahraga Maluku

Ambon - Berita Maluku. Praktisi olahraga Maluku Heygel Tengens mengaku resah dengan sikap dan perilaku sebagian orang yang menjadikan olahraga sebagai lahan mencari keuntungan pribadi dan kelompok.

Terpuruknya prestasi olahraga Maluku di panggung olahraga nasional selama puluhan tahun, salah satunya juga disebabkan mental praktisi dan pengurus cabang olahraga yang tak jujur dan suka overlapping atau banyak merangkap jabatan dalam struktur organisasi olahraga yang berbeda-beda.

’’Olahraga Maluku rusak dan amburadul karena ada beberapa praktisi dan pengurus cabor yang suka overlapping tugas dan jabatan di banyak cabor. Ambil misal di sepakbola dan futsal di mana meski itu bukan kewenangan mereka, tapi mereka mengambil alih peran dan kewenangan orang lain tanpa beban apa-apa dan berlagak tidak tahu apa-apa. Saya bosan melihat wajah mereka,’’ kesal Heygel melalui ponselnya langsung dari Jakarta, Jumat (27/3/2015).

Agar dunia keolahragaan Maluku bangkit lagi dari keterpurukkan, Heygel menyerukan perlunya revolusi mental di kalangan praktisi maupun pengurus cabor.

’’Kalau mereka tidak merubah maindset dan meninggalkan kebiasaan lama untuk mencari makan di olahraga, percuma saja, sebab toh olahraga Maluku akan begini-begini saja. Mengapa? Sebab, yang saat ini mengelola olahraga di Maluku kan banyak yang tidak punya pekerjaan tetap, hanya bagaikan Ali Topan di jalanan saja, tapi tak perlu saya sebutkan nama-nama mereka,’’ kritiknya pedas. (bm07)

Share on Google Plus

About Berita maluku

    Maluku Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar