Ambon - Berita Maluku. Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia Maluku Utara mengusung obsesi menjulang dapat berprestasi maksimal di pentas PON XIX-2016 Bandung, Jawa Barat.
Untuk mewujudkan impian tersebut, PODSI Malut tengah serius membina sejumlah atlet dayung di dua nomor, kayak dan rowing. Kayak akan menggelar Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) di Ternate dan Sofifi, sementara rowing menjalani latihan rutin di Ambon, Maluku.
’’Kami harus berprestasi di babak kualifikasi PON XIX dan meloloskan beberapa nomor perlombaan (dayung) ke PON 2016. Karena itu, kami akan mengirim atlet dayung untuk berlatih atau magang di sini (Ambon) sebelum pelaksanaan Pra PON XIX akhir tahun ini,’’ jelas Ketua Umum (Ketum) Pengprov PODSI Maluku Utara La Syamsudin kepada Sekum PODSI Maluku Anos Yermias di Wisma PPLP Dayung Maluku di Karang Panjang, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Senin (16/3/2015).
Syamsudin menyatakan karakteristik Maluku dan Malut nyaris serupa karena sama-sama merupakan wilayah kepulauan sehingga cabang olahraga air seperti dayung punya potensi dikembangkan menjadi kekuatan nasional dan internasional di masa mendatang.
’’Kenapa kami mau kirim atlet-atlet berlatih dan magang di Maluku? Karena dalam beberapa tahun terakhir, dayung Maluku punya prestasi yang sudah mampu menandingi kekuatan Sulawesi Tenggara maupun provinsi lain yang selama puluhan tahun terus merajai arena perlombaan dayung di PON maupun event-event nasional. Kita bisa lihat saja waktu Popnas 2013 di Jakarta tim dayung Maluku tampil sebagai juara umum untuk pertama kalinya. Waktu Kejurnas antarPPLP di Makassar pada akhir tahun 2014 Maluku mampu tampil sebagai juara umum kedua, dan ada beberapa atlet dan pelatih dayung asal Maluku yang kini membela kontingen Indonesia di Sea Games 2015 Singapura maupun event-event internasional lainnya dalam tahun ini,’’ ujar mantan atlet kayak Maluku itu.
Syamsudin mengakui PODSI Malut baru bergeliat setelah kepengurusan-kepengurusan sebelumnya kurang aktif membina dan membangun kekuatan cabor ini.
’’Saya juga akui kalau dukungan anggaran dari KONI Malut untuk dayung tidak sebanding dengan cabor lain seperti tinju dan sepakbola. Istilahnya dayung ini rumah papan kedua. Tapi, kita akan terus berbenah diri dan menyiapkan atlet-atlet lokal untuk menghadapi event-event nasional, terutama kualifikasi PON XIX dan PON 2016. Kita akan minta KONI Malut untuk membelikan peralatan dayung bagi atlet-atlet agar program latihan berjalan baik dan lancar,’’ tegas Rektor Universitas Bumi Hijrah Maluku Utara.
Atas nama Pengprov PODSI Maluku Yermias menyampaikan apresiasi positif atas keinginan PODSI Malut membangun kerja sama dengan pihaknya untuk melatih atlet-atlet dayung Malut di Maluku.
’’Kami merespons sekali keinginan pak Syamsudin yang ingin membangun kerja sama ini. Prinsipnya, kita ingin hal ini cepat berlangsung karena dalam waktu dekat cabor-cabor unggulan sudah masuk Pelatda Pra PON XIX. Paling lambat April nanti atlet-atlet itu sudah bisa dikirim ke sini untuk berlatih bersama atlet-atlet Maluku. Tapi, kami harapkan PODSI Malut bisa menyediakan perahu perlombaan. Kalau memangnya kayak ingin dilatih di Malut biarlah di sana saja, tapi kalau rowing ingin berlatih di sini, kami siap yang penting kirim perahu lombanya ke sini karena atlet-atlet kami di sini juga terbatas soal peralatan lomba,’’ urainya.
Yermias menandaskan pihaknya mengedepankan kebersamaan dan kedisiplinan dalam pembinaan.
’’Bagi saya, sukses itu bukan kebetulan. Untuk mencapai hasil yang maksimal atau menjadi juara itu butuh kerja keras dan proses yang tak singkat. Kalau Maluku peroleh hasil menawan saat ini itu semata-mata karena kerja keras selama 8 tahun yang kami lakukan selama ini. Kami sangat tekankan kedisplinan. Karena itu, atlet-atlet Malut yang mau magang di sini harus disiplin karena Pra PON itu bergengsi dan mereka diutus menggunakan anggaran daerah. Kalau mereka tidak disipilin, kami akan kembalikan karena percuma saja latihan tapi akhirnya memalukan daerah bapak (Syamsudin),’’ pungkasnya. (rony samloy)

0 komentar:
Posting Komentar